Langsung ke konten utama

Enyahlah

Apa Kabar?
Dua kata saat malam purnama
Sudah cukup membuatku gembira
Meski harus membuka luka lama.
Meski tanyamu adalah luka
Tapi apa daya hati ini hanyalah sumber
Dari segala asa dan rasa
Apa yang harus aku tulis
Sedangkan kisahku semakin berubah menjadi apatis
Sudaikah kau untuk ada
Sekalipun itu adalah duka?
Kenapa kita dipertemukan
Jika hanya untuk saling berpamitan?
Adakah kebersamaan yang abadi?
Adakah sepi yaKau pergi saat hati kian meyakini
Bahwa dipertemukan denganmu adalah takdir Illahi
Tapi kini..
Aku semakin sadar tanpa gentar
Bahwa aku telah benar
Bahwa aku akan semakin berpijar
Asa gelap memancarkan kemilap cahayaku
Lorong lorong hati akan terisi
Oleh cinta yang lebih menghargai.ng tak mengundang pergi?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

jalan yang kau pilih    mungkin memang ini jalan yg terbaik dengan seseorang yg kini telah kau pilih aku tak bisa apa apa maaf mungkin hanya sampai di sini perjuanganku karna jujur aku telah menyerah dengan rasa ini rasa yg dulu begitu aku puja dan ku kagumi kini telah pergi mungkin sekarang telah benar benar pergi                   tapi takdir selalu berkata lain                       mengapa selalu ada hal yg bisa menyatukan kita                        entah itu kehendakmu atau kehendak tuhan                       tapi sekarang ku tlah tak percaya itu semua                       terimakasih telah menjadi seorang yg pernah aku kagumi dan ku sayangi         ...